| Hasil Hisab dan Rukyat Provinsi Sumsel Sepakat Awal Puasa Jatuh pada 1 Agustus |
|
|
|
| The News - Berita Sumatera Selatan | |
| Thursday, 21 July 2011 | |
|
Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat di Kanwil Kemenag Sumsel, Rabu (20/7) kemarin. Rapat untuk menyepakati jadwal salat dan imsakiyah itu, dipimpin Kabag Tata Usaha (TU) Kanwil Kemenag Sumsel, Drs HM Ridwan MM didampingi Kabid Urais Drs H Hambali MSi. Meskipun Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Sumsel telah menetapkan jadwal salat dan imsakiyah per 1 Agustus, namun keputusan akhir kapan jatuhnya 1 Ramadan tetap menunggu keputusan pemerintah pusat melalui pengumuman Menteri Agama RI. Hanya saja, hasil hisab Badan Hisab dan Rukyat Sumsel juga menunjukkan, 1 Ramadan jatuh pada 1 Agustus mendatang. “Hasil hisab yang kita lakukan sama, 1 Agustus mulai puasa. Tapi tetap akan menunggu juga hasil rukyat dan keputusan resmi pemerintah,” bebernya. Berdasarkan hasil hisab, ijtima’ pada 31 Juli pukul 01:41:0,09 WIB atau pukul 18:41:0,09 GMT menunjukkan ketinggian hilal 18 derajat 34 menit 53,44 detik (di atas ufuk mar’i). ”Saat itu, matahari terbenam pukul 18:07’:57,93’’. Sedangkan arah mataharinya 18 derajat 15 menit 27,60 detik (Utara titik Barat),” jelasnya. Dengan hasil hisab itu, maka melihat hilal (rukyatul hilal) rencananya akan dilakukan dari puncak hotel Aryaduta Palembang pada 31 Juli sore, bertepatan dengan 29 Sya’ban. ”Kalau hilal terlihat, artinya besoknya mulai puasa,” beber Hambali. Di Palembang mungkin tidak, tapi di daerah lain ada yang akan terlihat hilal. Hasil musyawarah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sendiri telah menetapkan awal Ramadan 1432 Hijriyah jatuh pada 1 Agustus nanti. Sebelumnya, Ketua Tanfidziah PWNU Sumsel, H Amri Siregar MA menjelaskan, NU berpatokan pada keputusan pemerintah terkait penetapan 1 Ramadan tahun ini. ”Kita tidak menetapkan 1 Ramadan hanya dengan berpatokan pada hasil hisab. Tapi ditentukan setelah rukyatul hilal,” ujarnya belum lama ini. Nah, pelaksanaan rukyatul hilal akan dilakukan pada 29 Sya’ban. Menurutnya, Menteri Agama nantinya akan melakukan sidang isbat di Jakarta dan mengumumkan kapan umat Islam berpuasa.*sumeks/infokito |
|
| Berikutnya > |
|---|

















