jasad adam ... ruh muhammad ...
 
Minggu, 05 Februari 2012 • 13 Rabiul Awal 1433 Hijriah

Popular Content Scroller

Depresi Pasca Stroke dan Pengobatannya
Jasa Pengecatan Motif Petir
Melayani jasa pengecatan rumah, bangunan, tiang, pagar, kusen, taman dan CAT PETIR/DEKORASI untuk wilayah kota Palembang dan sekitarnya
Hub: SALIN - 085267076558
Notaris Rumiati Laila, SH
Jl. Letjen H. Alamsyah Ratu Prawira Negara No. 12 - Bukit Baru Palembang 30139 - Telepon (0711) 446050

 
Pasang Iklan
yahoo messenger status
infokito on facebook
 

Jadwal Sholat

Perkiraan Cuaca Kota Besar di Indonesia

sumber: bmg.go.id
Home arrow Blog

selamat datang di portal infokito network - jembatan informasi kito                -- Info Terpadu Kota Palembang --          
A blog of all sections with no images
Segitiga Cikini 1940-an PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
Tuesday, 08 November 2011
Foto tahun 1940-an memperlihatkan Segitiga Cikini Raya tahun 1940-an. Begitu sunyinya jalan ini hingga tidak tampak satu pun kendaraan bermotor yang kini sangat dahsyat memacetkan kawasan kota tua ini. Yang tampak saat itu adalah pengendara sepeda yang dengan bebas dan leluasa menggenjot kendaraannya tanpa rasa takut.

Gedung yang berada di tengah adalah Nederland che Apotheek (Apotek Neder landche), yang setelah penyerahan kedaulatan diganti menjadi Apotek Cikini. Di sebelah kiri adalah Jalan Cikini Raya dan di sisi kanan adalah Jalan Mampang yang begitu sunyi senyap dan penuh pepohonan. Apotek tersebut kini menjadi pertokoan. Terlihat penerangan jalan yang kini sudah tidak kita jumpai lagi.
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 08 November 2011 )
 
Glodok 1957 Didominasi Kendaraan Eropa PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Monday, 20 June 2011

Glodok atawa China Town, yang oleh warga Belanda di Batavia mereka sebut Chinesche Kamp (Kampung Tjina), diabadikan pada 1957. Bagaimana simpang siurnya kendaraan sekitar 55 tahun lalu, tidak kalah dengan saat ini. Yang mencolok, kita tidak melihat satu pun mobil buatan Jepang yang kini menjadi raja jalanan di nusantara. Kendaraan merek Opel, Austin, dan Fiat, semuanya buatan Jerman, Inggris, dan Italia.

Di kiri dan kanan jalan, terlihat oplet angkutan penumpang kala itu. Tapi, yang jelas tidak kelihatan sepeda motor yang sekarang jumlahnya seabrek-abrek. Masih terlihat rel trem listrik yang menghubungkan Pasar Ikan dan Kampung Mekayu (Meester Cornelis).

 
Asal Mula Ayam Tertawa PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 3
Sunday, 19 June 2011

Berbicara tentang ma'nu ga'ga (ma'nu=ayam, ga'ga=tergagap-gagap) alias ayam ketawa, tak bisa lepas dari kawasan Sulawesi Selatan. Di tempat itulah ayam ini bermula dan dikembangbiakkan. Penyebarannya mayoritas di wilayah Ajattapareng, seperti Parepare, Sidrap, Barru, dan Pinrang.

Khusus di Sidrap. ayam ketawa hanya dapat ditemukan di sekitar Kecamatan Panca Rijang dan Baranti. Di antaranya di Kampung Simpo, Arasi'e, Rappang, Benteng, Paseno, dan Tonronge. Semua itu merupakan kampung tua yang masuk dalam wilayah bekas pusat Kerajaan Bugis.

 
Rumah Si Pitung di Marunda PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 2
Sunday, 12 June 2011

Yang dinamakan 'Rumah si Pitung' adalah tempat jagoan Betawi ini melakukan aksi perampokan. Entah bagaimana masyarakat setempat menyebutnya kediaman 'Robin hood dari Betawi', salah satu gelarnya. Padahal, dia lahir dan dibesarkan di Rawa Belong, Jakarta Barat.

Di tempat inilah dia belajar silat dari seorang pendekar bernama Haji Naipan yang sekaligus guru agamanya. Salah satu kesaktian yang dipelajari Bang Pitung disebut Rawa Rontek. Gabungan antara tarekat Islam dan jampe-jampe Betawi. Dengan menguasai ilmu ini, si Pitung dapat menyerap energi kawan-kawannya.

 
Latihan Militer Belanda di Waterlooplein PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
Monday, 23 May 2011

Foto tahun 1930-an menunjukkan saat pasukan artileri Belanda mengadakan latihan di Waterlooplein (Lapangan Banteng). Beberapa prajurit KNIL berseragam cokelat muda dan topi rotan (topi pandu) buatan Tangerang tengah ‘membidik’ sasarannya di meriam artileri anti serangan udara. Latihan ini diadakan untuk kemungkinan menghadapi serangan Jerman yang saat pemerintahan Nazi (Hitler) menjadi musuh Belanda dan menduduki negeri kincir angin.

Gedung megah di bagian kanan adalah Gereja Katedral tempat peribadatan umat Katolik. Agama Katolik baru diperbolehkan di Hindia Belanda setelah Belanda ditaklukkan Prancis (1805). Karenanya, ketika masa Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811), baru agama Katolik diperbolehkan dan dibangunlah Katedral yang hingga kini masih berdiri dengan megah.

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 23 May 2011 )
 
Gedung Musem Bank Mandiri PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 1
Saturday, 19 February 2011

Foto tahun 1955 merupakan gedung Museum Bank Mandiri yang terletak di Jalan Lapangan Stasion No 1 (Stationsplein-Binnen Nieuwpoortstraat). Gedung itu merupakan bangunan peninggalan masa kolonial. Dahulunya berada dalam satu taman yang menyatu dengan stasiun Jakarta Kota (Beos).

Awalnya, bangunan ini merupakan kantor wilayah Nederlandsche Handel Matchappij (NHM) di Hindia Timur yang lebih dikenal dengan nama de Factorij Batavia. Hingga jalan di depannya oleh masyarakat dikenal dengan sebutan ‘faktori’.

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 10 dari 32
Bagikan

iklan gratishubungi kamibuku tamupeta situssiaran radio islamikoran nasional
Jadwal Sholat Online

ingsun alam sejati ... iman sejati ... islam sejati

Related Items

metropalembang.com

Visitor Info

Ip address:38.107.179.220
Browser:CCBot/1.0 (+http://www.commoncrawl.org/bot.html)
Host:38.107.179.220