|
Tuesday, 08 November 2011 |
Foto tahun 1940-an memperlihatkan Segitiga Cikini Raya tahun 1940-an. Begitu sunyinya jalan ini hingga tidak tampak satu pun kendaraan bermotor yang kini sangat dahsyat memacetkan kawasan kota tua ini. Yang tampak saat itu adalah pengendara sepeda yang dengan bebas dan leluasa menggenjot kendaraannya tanpa rasa takut.
Gedung yang berada di tengah adalah Nederland che Apotheek (Apotek Neder landche), yang setelah penyerahan kedaulatan diganti menjadi Apotek Cikini. Di sebelah kiri adalah Jalan Cikini Raya dan di sisi kanan adalah Jalan Mampang yang begitu sunyi senyap dan penuh pepohonan. Apotek tersebut kini menjadi pertokoan. Terlihat penerangan jalan yang kini sudah tidak kita jumpai lagi. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 08 November 2011 )
|
|
|
Monday, 20 June 2011 |
|
Glodok atawa China Town, yang oleh warga Belanda di Batavia mereka sebut Chinesche Kamp (Kampung Tjina), diabadikan pada 1957. Bagaimana simpang siurnya kendaraan sekitar 55 tahun lalu, tidak kalah dengan saat ini. Yang mencolok, kita tidak melihat satu pun mobil buatan Jepang yang kini menjadi raja jalanan di nusantara. Kendaraan merek Opel, Austin, dan Fiat, semuanya buatan Jerman, Inggris, dan Italia.
Di kiri dan kanan jalan, terlihat oplet angkutan penumpang kala itu. Tapi, yang jelas tidak kelihatan sepeda motor yang sekarang jumlahnya seabrek-abrek. Masih terlihat rel trem listrik yang menghubungkan Pasar Ikan dan Kampung Mekayu (Meester Cornelis). |
|
|
Sunday, 19 June 2011 |
|
Berbicara tentang ma'nu ga'ga (ma'nu=ayam, ga'ga=tergagap-gagap) alias ayam ketawa, tak bisa lepas dari kawasan Sulawesi Selatan. Di tempat itulah ayam ini bermula dan dikembangbiakkan. Penyebarannya mayoritas di wilayah Ajattapareng, seperti Parepare, Sidrap, Barru, dan Pinrang.
Khusus di Sidrap. ayam ketawa hanya dapat ditemukan di sekitar Kecamatan Panca Rijang dan Baranti. Di antaranya di Kampung Simpo, Arasi'e, Rappang, Benteng, Paseno, dan Tonronge. Semua itu merupakan kampung tua yang masuk dalam wilayah bekas pusat Kerajaan Bugis. |
|
|
Sunday, 12 June 2011 |
|
Yang dinamakan 'Rumah si Pitung' adalah tempat jagoan Betawi ini melakukan aksi perampokan. Entah bagaimana masyarakat setempat menyebutnya kediaman 'Robin hood dari Betawi', salah satu gelarnya. Padahal, dia lahir dan dibesarkan di Rawa Belong, Jakarta Barat.
Di tempat inilah dia belajar silat dari seorang pendekar bernama Haji Naipan yang sekaligus guru agamanya. Salah satu kesaktian yang dipelajari Bang Pitung disebut Rawa Rontek. Gabungan antara tarekat Islam dan jampe-jampe Betawi. Dengan menguasai ilmu ini, si Pitung dapat menyerap energi kawan-kawannya. |
|
|
Monday, 23 May 2011 |
|
Foto tahun 1930-an menunjukkan saat pasukan artileri Belanda mengadakan latihan di Waterlooplein (Lapangan Banteng). Beberapa prajurit KNIL berseragam cokelat muda dan topi rotan (topi pandu) buatan Tangerang tengah ‘membidik’ sasarannya di meriam artileri anti serangan udara. Latihan ini diadakan untuk kemungkinan menghadapi serangan Jerman yang saat pemerintahan Nazi (Hitler) menjadi musuh Belanda dan menduduki negeri kincir angin.
Gedung megah di bagian kanan adalah Gereja Katedral tempat peribadatan umat Katolik. Agama Katolik baru diperbolehkan di Hindia Belanda setelah Belanda ditaklukkan Prancis (1805). Karenanya, ketika masa Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811), baru agama Katolik diperbolehkan dan dibangunlah Katedral yang hingga kini masih berdiri dengan megah. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 23 May 2011 )
|
|
|
Saturday, 19 February 2011 |
|
Foto tahun 1955 merupakan gedung Museum Bank Mandiri yang terletak di Jalan Lapangan Stasion No 1 (Stationsplein-Binnen Nieuwpoortstraat). Gedung itu merupakan bangunan peninggalan masa kolonial. Dahulunya berada dalam satu taman yang menyatu dengan stasiun Jakarta Kota (Beos).
Awalnya, bangunan ini merupakan kantor wilayah Nederlandsche Handel Matchappij (NHM) di Hindia Timur yang lebih dikenal dengan nama de Factorij Batavia. Hingga jalan di depannya oleh masyarakat dikenal dengan sebutan ‘faktori’. |
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 10 dari 32 |