| Lidah Gletser Mertz |
|
|
|
| Pernik - Bidik | |
| Thursday, 04 March 2010 | |
|
Gletser Mertz mengapung di Antartika Timur sepanjang Pantai George V. Kerap dinamai sebagai lidah gletser Mertz karena gletser itu memang berbentuk lidah panjang sempit yang berakhir di samudra, menunjuk ke arah Australia dan Selandia Baru. Secara rutin gletser Mertz terpecah dan “melahirkan” gunung es baru ke Samudra Selatan. Pada 10 Januari 2010, alat pencitra Advanced Land Imager pada satelit NASA Earth Observing-1 mengabadikan gambar sebuah gunung es yang terpecah dari lidah gletser. Serupa gletser induk, gunung es ini memiliki permukaan yang tak rata. Gunung es tersebut berukuran 8,5 x 9,5 kilometer, jauh lebih kecil daripada saudaranya, yang pecah pada Februari lalu.
![]()
Foto pada 20 Februari 2010 Gunung es B9B—gunung es tipis memanjang yang terentang sepanjang 96,5 kilometer—menghantam tepi lidah gletser raksasa ini hinggamemecahkan lidah gletser Mertz Lahirnya gunung es baru yang terpisah dari gletser Mertz sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa. Meski demikian, tumbukan gunung es yang menghantam gletser dan memicu pecahnya bongkahan es sebesar Luksemburg pada Februari lalu itu membuktikan bahwa benua Antartika menyimpan misteri yang sulit diprediksi.*** ***disadur dari sebuah tulisan di koran tempo |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 04 March 2010 ) | |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



















