ingsun alam sejati ... iman sejati ... islam sejati
 
Minggu, 05 Februari 2012 • 13 Rabiul Awal 1433 Hijriah

Popular Content Scroller

Depresi Pasca Stroke dan Pengobatannya
Jasa Pengecatan Motif Petir
Melayani jasa pengecatan rumah, bangunan, tiang, pagar, kusen, taman dan CAT PETIR/DEKORASI untuk wilayah kota Palembang dan sekitarnya
Hub: SALIN - 085267076558
Notaris Rumiati Laila, SH
Jl. Letjen H. Alamsyah Ratu Prawira Negara No. 12 - Bukit Baru Palembang 30139 - Telepon (0711) 446050

 
Pasang Iklan
yahoo messenger status
infokito on facebook
 

Jadwal Sholat

Perkiraan Cuaca Kota Besar di Indonesia

sumber: bmg.go.id
Home arrow Blog arrow Saatnya Pemkot Ambon Menggebrak Potensi Kelautan

selamat datang di portal infokito network - jembatan informasi kito                -- Info Terpadu Kota Palembang --          
Saatnya Pemkot Ambon Menggebrak Potensi Kelautan PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengguna: / 0
BurukTerbaik 
Pernik - Sorotan
Thursday, 04 March 2010

PEMERINTAH KOTA AMBON
Saatnya Menggebrak Potensi Kelautan

 

Taman Laut Latuhalat, atau Pantai Batu Capeu dengan hamparan pasir putihnya nan indah hanyalah segelintir lukisan alam dari Sang Maha Pencipta yang dianugerahkan kepada Kota Ambon, di Provinsi Maluku ini. Kedua objek wisata yang berada di Kecamatan Nusaniwe, Ambon, ini acapkali membangkitkan kekaguman pada mereka yang singgah ke sana. Namun, sesungguhnya, masih ada sederet objek wisata laut di sepanjang pesisir Ambon, dengan keindahannya masing-masing yang belum tentu dimiliki oleh sejumlah tempat lainnya di dunia. Sayangnya, ibarat terlena dalam tidur panjang, aset ini belum digarap secara optimal.

"Padahal, wisata bahari di Maluku sangat potensial. Untuk diving yang sedang tren saat ini pun, Maluku punya alam bawah laut yang mungkin paling cantik di dunia,” ujar Drs. Marcus Jacob Papilaja, MS, Wali Kota Ambon, meyakinkan.

Banyak hal tak bisa dilepaskan dari keadaan ini. Di samping imbas dari konflik horizontal di Ambon beberapa tahun lalu yang masih membekas di benak dunia internasional, Wali Kota Jopie menyesalkan pembangunan di Maluku yang menurutnya, keliru. ”Dulu salah strategi. Seharusnya kita fokus di kelautan saja. Kelautan ini mencakup perikanan, pariwisata, dan sebagainya. Karena tak fokus, maka potensi Maluku tak terkelola dengan baik,” kata Jopie, yang menjabat Wali Kota Ambon untuk kedua kalinya ini.

Dari segala aspek, yakni terumbu karangnya yang masih bagus, bunga-bunga karang yang beranekaragam, serta ikannya yang berlimpah, itulah alasannya mengapa potensi kelautan Maluku tak bisa disepelekan. Artinya, sudah saatnya Ambon Manise ini dipublikasikan pada dunia untuk menjadi salah satu destinasi wisata favorit, seperti sejumlah tempat terkenal lainnya.

 

wisata laut maluku

 

Adalah sebuah kenyataan pahit, jika dari peringkat 15 daerah tujuan wisata bahari–yang dikeluarkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata–belum lama ini, Maluku tak termasuk di dalamnya. “Sulit dimengerti. Tapi ini bisa terjadi karena kita tak punya strategi pariwisata yang jelas. Kita tidak sadar kalau sebetulnya punya keunggulan yang tersembunyi,” kata Jopie. Maka, lanjutnya, berbagai ajang yang bisa membuka mata dunia terhadap kecantikan laut Maluku ini sejatinya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Salah satunya, lewat kegiatan Sail Banda yang akan dilangsungkan pada 24 Juli-17 Agustus 2010.

Sail Banda adalah kelanjutan dari Sail Bunaken (Manado, 2009), yang bertujuan mempromosikan pariwisata bahari. “Sail Banda ini bisa menjadi trigger. Gebrakan untuk membuat orang berlomba-lomba datang ke Ambon/Maluku,” ucap Jopie optimistis.

Ekspos secara internasional ini, sebetulnya sudah pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya, Yacht Race dari Darwin ke Ambon yang rutin dilakukan tiap tahun, dan sudah berjalan lebih dari 30 tahun. Tapi berlayar ini hanyalah salah satu segmen wisata bahari. Masih ada segmen wisata pantai, menyelam, memancing, dan lainlain, yang juga perlu digarap serius.

Dalam upaya membangkitkan kembali pariwisata Maluku, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta pun tak bisa diabaikan. Seperti kata Jopie, sebuah kawasan wisata yang publikasinya bagus, otomatis investasinya akan maju. Ini akan menarik investor. Begitu juga dengan kemudahan aksesibilitas. Jadi, selama strategi promosi dilakukan secara komprehensif dan setiap daerah dibangun dengan keunggulan komparatifnya, di situlah daya saing akan berkembang.***tempo/infokito

***disadur dari sebuah inforial di koran tempo

 

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 04 March 2010 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Bagikan

iklan gratishubungi kamibuku tamupeta situssiaran radio islamikoran nasional
Jadwal Sholat Online

ingsun alam sejati ... iman sejati ... islam sejati