|
Bagi pengendara sepeda motor, banjir merupakan musibah besar, karena menghambat aktivitas. Bahkan pengendara terpaksa harus membatalkan niatnya untuk melanjutkan perjalanan, mengingat banjir tidak mungkin bisa diterobos. Yang lebih menyedihkan lagi, banyak sepeda motor yang terendam banjir, karena terjebak di jalan, atau tidak sempat diselamatkan ketika banjir masuk ke dalam rumah. Jika demikian kondisinya, di mana motor sudah terendam banjir, pemilik motor diminta untuk tidak panik.
Ada beberapa langkah yang mungkin bisa membantu Anda untuk memulihkan kembali kondisi sepeda motor usai terendamn banjir.
√ Jangan hidupkan Usai terendam banjir/air, biasanya kotoran menempel ke dalam mesin. Dalam kondisi demikian, jangan memaksakan motor untuk dihidupkan, karena kotoran atau endapan lumpur tadi dapat masuk ke dalam mesin dan bisa menyebabkan keausan. Tindakan yang tepat untuk dilakukan adalah dengan membuka mesin, mulai dari crankcase, bak kopling, blok silinder dan kepala silinder, hingga karburator.
√ Rendam dalam bensin Setelah semua komponen mesin tadi dibuka, disarankan untuk merendamnya dalam bensin atau cairan penetran selama beberapa menit. Ini untuk menghilangkan karat atau kotoran yang sempat menempel.
√ Buka piranti listrik Untuk sistem kelistrikan, Anda disarankan untuk membuka semua peranti listrik motor, seperti spool, konektor kabel, saklar, motor starter, dan fitting bola lampu. Sebab, bila hal ini tidak segera dibuka, bisa berdampak korosi atau pengaratan yang dapat menyebabkan korsleting.
√ Keringkan Apabila semua piranti listrik sudah dibuka, keringkan dengan menjemurnya di bawah matahari atau dengan menggunakan kompresor. Dan, jangan lupa semprotkan cairan antikarat pada semua komponen.
√ Pasang kembali Setelah yakin semuanya sudah kering, maka pasang kembali komponen mesin dan listrik. Kemudian lakukan penqetesan dengan menghidupkan mesin.
√ Serahkan ke ahlinya Apabila Anda kurang berpengalaman, dan tidak yakin bisa melakukan lang kahlangkah di atas, maka sebaiknya motor dibawa ke bengkel dan serahkan ke mekanik berpengalaman.
√ Mengunci Ada kalanya, setelah terkena banjir, rem belakang mengunci sendiri (nge-lock). Ini terjadi, lantaran permukaan kanvas rem basah atau lembab. Kondisi yang basah dan lembab ini akan menjadi lengket ketika menempel ke permukaan tromol. Jika ini terjadi, Anda tidak perlu cemas. Cara mengatasinya, segera main-mainkan rem beberapa saat sambil motor berjalan untuk mengeringkan ruangan tromol dan juga permukaan kanvas rem.***khoirul/republika
banjir, motor ___dilihat 966 kali___ |